ANALISIS YURIDIS TERHADAP UPAYA DIVERSI DAN IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE BAGI ANAK PECANDU NARKOTIKA BERDASARKAN PERMA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN DIVERSI DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK
Keywords:
Diversion, Restorative Justice, Juvenile Drug AddictsAbstract
Diversion in handling juvenile drug addicts represents a tangible manifestation of restorative justice focused on recovery and the protection of children's rights. Although regulated under laws such as the Juvenile Justice System Law, the Narcotics Law, and Supreme Court Regulation No. 4 of 2014, practical implementation faces significant challenges, particularly in law enforcement understanding and availability of rehabilitation facilities. The strategic role of Social Guidance Officers and cross-institutional synergy are critical success factors for diversion. A case study from the Mataram District Court demonstrates that judicial discretion can optimize substantive justice even when formal diversion mechanisms do not proceed smoothly. Strengthening human resource capacity, developing national SOPs, and establishing cross-sectoral working units are crucial to ensure rehabilitation-based diversion becomes an effective and just solution. The success of diversion is a vital foundation in breaking the cycle of narcotics trafficking and building a better future for children.
References
Adi, Koesno. Diversi Tindak Pidana Narkotika Anak. Malang: Setara Press, 2015.
Akbar, A., dan Syamsuddin Radjab. “Analisis terhadap Kesempatan Rehabilitasi Pecandu Narkotika.” Alauddin Law Development Journal, Vol. 4, No. 2, 2023.
Al Mahdi, M. P. S., dan B. Prasetyo. “Analisis Yuridis Anak di Bawah Umur sebagai Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika.” Jurnal Hukum, Vol. 5, No. 7, 2024.
Anam, F., dkk. “Penerapan Diversi terhadap Tindak Pidana Tanpa Korban oleh Anak.” WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, Vol. 2, No. 2, 2023.
Bariah, Chairul, dkk. Hukum Pidana Anak. Bandung: Sada Kurnia Pustaka, 2024.
Baskoro, Novi E. Rekonstruksi Hukum terhadap Anak Penyalahguna Narkotika dalam Konteks Sistem Peradilan Pidana. Bandung: Refika Aditama, 2020.
Ditjenpas. “PK Bapas Lahat Berhasil Upayakan Diversi ABH Kasus Narkotika.” Diakses 19 Mei 2025.
Gunawan, dkk. “Analisis Hukum Penyalahgunaan Narkotika oleh Anak (Studi Putusan).” Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum, Vol. 3, No. 3, 2024.
Harefa, Beniharmoni, dan Vivi Ariyanti. Seputar Perkembangan Sistem Peradilan Pidana Anak dan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia. Yogyakarta: Deepublish, 2016.
Idham, dan Lenny Nadriana. “Diskriptif Sistem Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan dalam Tindak Pidana Narkotika (Studi di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Bandar Lampung).” Audi Et AP: Jurnal Penelitian Hukum, Vol. 1, No. 2, 2022.
Kaban, G. P., dkk. “Perlindungan Hukum terhadap Anak sebagai Pelaku Penyalahgunaan Narkotika.” Jurnal Hukum FH USU, Vol. 2, No. 3, 2023.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Restorative Justice dalam Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika. Jakarta: Badan Litbang Mahkamah Agung RI, 2023.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Rajawali Pers, 2020.
Muliani, S., dkk. “Reformulasi Syarat Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol. 5, No. 2, 2023.
Pangestu, Dimas, dan Hafrida. “Anak sebagai Penyalahguna Narkotika dalam Perspektif Viktimologi.” PAMPAS, Vol. 1, No. 2, 2021.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.
Purwati, Ani. Keadilan Restoratif dan Diversi dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Anak. Surabaya: Jakad Media Publishing, 2012.
Putusan Pengadilan Negeri Mataram Nomor 26/Pid.Sus-Anak/2022/PN Mtr tentang Diversi terhadap Anak Pecandu Narkotika, 2 Maret 2022.
Ramadhany, Misbahul, dan Ifadah Hapsari. “Mekanisme Diversi terhadap Anak Pecandu Narkotika.” Justiciabelen: Jurnal Ilmiah Hukum, Vol. 3, No. 2, 2021.
Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Ronaldi, dan Dina Saraswati. Restorative Justice dalam Hukum Pidana. Medan: Media Penerbit Indonesia, 2024.
Saefulloh, Ahmad, Mellyarti Syarif, dan Dahrizal Dahlan. Model Pendidikan Islam bagi Pecandu Narkotika. Yogyakarta: Deepublish, 2019.
Sinaga, Erlina Maria Christin, dan Sharfina Sabila. Narkotika Anak: Pidana dan Pemidanaan. Jakarta: Rajawali Pers, 2020.
Sudarsono, Amang. Kompleksitas Permasalahan Penegakan Hukum Pidana. Yogyakarta: Deepublish, 2023.
Sugiartha, I Nyoman Gede, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, dan I Komang Aditya Diputra. Konsepsi Penanganan Perkara Tindak Pidana dengan Restorative Justice. Bali: Green Publisher, 2023.
Wicaksana, Dio Ashar. Restorative Justice: Peluang Diversi dalam Rancangan KUHAP. Jakarta: ICJR, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wisnu Putra Wiyata, Lenny Nadriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








