TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI BAGI PENYALAH GUNA NARKOTIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA

Authors

  • Mitarji Air Marshal Suryadarma University
  • Indah Sari Air Marshal Suryadarma University

DOI:

https://doi.org/10.08221/lexomnibus.v2i2.302

Keywords:

Legal Review, Implementation of Rehabilitation, Drug Abusers

Abstract

This study aims to explain: About the Legal Review of the Implementation of Rehabilitation for Narcotics Abusers Based on Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics, as a positive law in Indonesia in efforts to overcome and rehabilitate narcotics abusers. In Article 54 of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics it is explained that: "narcotics addicts and victims of narcotics abuse are required to undergo medical rehabilitation and social rehabilitation." In addition, the Supreme Court has also issued a Circular Letter of the Supreme Court (SEMA) Number 4 of 2010 concerning the Placement of Victims of Narcotics Abuse and Addicts into Medical Rehabilitation and Social Rehabilitation Institutions. However, there are still many victims and narcotics addicts who are sentenced to prison, not rehabilitation by the court. This study uses normative juridical legal research and a document or literature study method by reviewing laws and regulations, books, and journals related to the title of this thesis. The results of this study indicate that perpetrators of drug abuse for personal use are sentenced to rehabilitation. This is in accordance with Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics and Supreme Court Circular Letter (SEMA) Number 4 of 2010.

References

Amanda, M. P., S. Humaedi, dan M. B. Santoso. “Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja (Adolescent Substance Abuse).” Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Vol. 4, No. 2, 2017.

Atmasamita, Romli. Tindak Pidana Narkotika Transnasional dalam Sistem Hukum Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2001.

Badan Narkotika Nasional. Urine Screening System. Balai Laboratorium Narkoba, 2016.

Felicia, E. “Kendala dan Upaya Rehabilitasi bagi Pecandu Narkotika oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Yogyakarta.” UAJY, 2015.

Fitri, Silvia, dan Rahmadani Yusran. “Implementasi Kebijakan Rehabilitasi Pengguna Narkoba pada Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat.” Journal of Civic Education, Vol. 3, No. 3, 2020.

Gukguk, R. G., dan N. S. Putra Jaya. “Tindak Pidana Narkotika sebagai Transnational Organized Crime.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol. 1, No. 3, 2019.

Hariyanto, B. P. “Pencegahan dan Pemberantasan Peredaran Narkoba di Indonesia.” Jurnal Daulat Hukum, Vol. 1, No. 1, 2018.

Iskandar, Anang. Penegakan Hukum Narkotika. Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2019.

Kholik, S., Evi R. M., dan Z. “Kajian terkait Penyalahgunaan Narkotika.” 2014.

Mardani. Patologi Sosial. Bandung: Alumni, 2008.

Prayuda, R., C. Suyastri, dan D. Akbar. “Kejahatan Transnasional Terorganisir di Wilayah Perbatasan: Studi Modus Operandi Penyelundupan Narkotika Riau dan Malaysia.” Andalas Journal of International Studies, Vol. 9, No. 1, 2020.

Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.

Sudarto. Kapita Selekta Hukum Pidana. Bandung: Alumni, 1986.

Suhariyanto, B. “Kedudukan Perdamaian sebagai Penghapus Pemidanaan Guna Mewujudkan Keadilan dalam Pembaharuan Hukum Pidana.” Jurnal Rechts Vinding Media Pembinaan Hukum Nasional, Vol. 6, No. 1, 2017.

Widjaja, A. W. Masalah Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkotika. Bandung: Armico, 1985.

“Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja: Bahaya, Penyebab, dan Pencegahannya.”

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Published

2025-12-01

How to Cite

Mitarji, & Indah Sari. (2025). TINJAUAN YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI BAGI PENYALAH GUNA NARKOTIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA. LEX OMNIBUS : Jurnal Hukum Tata Negara Dan Administrasi Negara, 2(2), 292–306. https://doi.org/10.08221/lexomnibus.v2i2.302