TINJAUAN YURIDIS SENGKETA WARISAN DALAM PERKAWINAN CAMPURAN ANTARA WARGA NEGARA INDONESIA DAN WARGA NEGARA ASING

Authors

  • Airin Titus Air Marshal Suryadarma University
  • Selamat Lumban Gaol Air Marshal Suryadarma University

DOI:

https://doi.org/10.08221/lexlaguens.v3i2.246

Keywords:

Mixed Marriages, Inheritance Disputes, Inheritance Law

Abstract

Mixed marriages between Indonesian citizens (WNI) and foreign citizens (WNA) are a growing phenomenon in line with the development of globalization and mobility between countries. This condition not only creates social dynamics but also presents various legal issues, particularly in the field of inheritance. This study aims to analyze the inheritance law regulations in mixed marriages and examine the legal issues that arise in inheritance disputes involving Indonesian citizens and foreign nationals. The research method used is normative juridical research with a statutory and conceptual approach. Legal materials were obtained through literature studies covering relevant laws and regulations, doctrines, and court decisions, then analyzed qualitatively. The results of the study indicate that the inheritance law system in Indonesia is pluralistic, consisting of Islamic inheritance law, customary inheritance law, and Western civil inheritance law, the application of which depends on the religion, citizenship status, and legal system applicable to the parties. In the context of mixed marriages, inheritance disputes often arise due to differences in citizenship, religious differences, the citizenship status of children, and restrictions on land ownership rights by foreign nationals based on the Basic Agrarian Law. Furthermore, the lack of specific regulations regarding inheritance in mixed marriages creates legal uncertainty and the potential for cross-border legal conflicts. Therefore, a more comprehensive legal regulation regarding inheritance in mixed marriages is needed to provide legal certainty and protection for all parties, particularly for children born of mixed marriages.

References

Alvandi, Agung et al. “Akibat Hukum Perceraian Dalam Perkawinan Campuran Antar Warga Negara.” Indonesian Journal of Law and Justice. Vol. 1 No. 4. 2024.

Anantama Septiawan, Aislie. “Perjanjian Perkawinan Pada Perkawinan Campuran Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia.” Lambung Mangkurat Law Journal. Vol. 2 No. 1. 2017.

Anisa, Nur, Tareysha Kukuh Amalia, and Yosman Leonard Silubun. “Permasalahan Hukum Perdata Internasional Dalam Kasus Warisan: Tinjauan Hukum Terhadap Unsur Asing.” Jurnal Hukum Cassowary. Vol. 1 No. 1. 2024.

Gosita, Arief. Masalah Perlindungan Anak. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. 2001.

Haniru, Rahmat. “Hukum Waris Di Indonesia Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Adat.” The Indonesian Journal of Islamic Family Law. Vol. 4 No. 30. 2014.

Hertanto, Ari Wahyudi. “Postnuptial Agreement Versus Kepentingan Kreditur.” Unes Law Review. Vol. 6 No. 2. 2023.

Joni. “Hukum Kewarisan Islam Dalam KHI Berdasarkan Konsep Keadilan Berimbang Antara Laki-Laki Dan Perempuan.” JDIH Mahkamah Agung RI. Vol. 13 No. 1. 2016.

Kusumaningsih, Ira. “Kebijakan Pemerintahan Indonesia Terhadap Kewarganegaraan Ganda.” Paper. Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2025.

Mahkamah Agung RI. Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berkaitan Dengan Kompilasi Hukum Islam Serta Pengertian Dalam Pembahasannya. Jakarta: Mahkamah Agung RI. 2011.

Maryam, Siti, Fuad Rahman, and Irmawati Sagala. “Analisis Terhadap Putusan Mahkamah Agung No. 368 K/Ag/1995 Tentang Hak Menerima Wasiat Wajibah Dalam Perspektif Hukum Islam.” Journal of Comprehensive Islamic Studies. Vol. 1 No. 2. 2022.

Mulauli, Laurensia Lefina, and Lauditta Humaira. “Peleburan Terhadap Hukum Waris Perdata Barat Dalam Penyelesaian Sengketa Kewarisan Menurut Hukum Waris Adat Batak Berkaitan Dengan Kedudukan Dan Hak Ahli Waris.” Lex Patrimonium. Vol. 3 No. 1. 2024.

Murni, Idia Isti. “Hibah Dalam Hukum Positif Di Indonesia Dan Kaitannya Dengan Pembuktian Di Persidangan.” Paper. Diskusi Hakim Pengadilan Agama Pekanbaru. 2017.

Ningrum, Fara Puspita Aqila. “Jaminan Kepastian Hukum Bagi Anak Yang Lahir Dari Perkawinan Campuran Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.” Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol. 6 No. 1. 2025.

Purboningtias, Wahyu, Sugijono, and Ikarini Dani Widiyanti. “Hubungan Perjanjian Kawin Terhadap Pembagian Harta Waris Apabila Salah Satu Pihak Meninggal Dunia Ditinjau Dari KUHPerdata Dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974.” Paper. 2013.

Rampay, Darwis L. “Hak Waris Anak Dalam Perkawinan Campuran Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan.” Morality: Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 2 No. 2. 2015.

Rizky, Aina Mulia et al. “Konsekuensi Hukum Tidak Adanya Perjanjian Perkawinan Terhadap Harta Kekayaan Dalam Perkawinan Menurut KUHPerdata: Penerapan Sistem Persatuan Harta Secara Default.” Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora. Vol. 4. 2025.

Sari, Indah. “Pembagian Hak Waris Kepada Ahli Waris Ab Intestato Dan Testamentair Menurut Hukum Perdata Barat (BW).” Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara. Vol. 5 No. 1. 2014.

Syavira, Natasya Putri. “Tinjauan Yuridis Mengenai Hak Kepemilikan Atas Tanah Oleh Warga Negara Asing Yang Melakukan Perkawinan Campuran.” Thesis. Universitas Islam Sultan Agung Semarang. 2023.

Tuharea, F., Angga L., and Lakburlawal M. “Pembagian Harta Warisan Berdasarkan Hukum Adat.” Vol. 2 No. 1. 2024.

Widanarti, Herni. “Tinjauan Yuridis Perkawinan Campuran Terhadap Orang Tua Dan Anak.” Diponegoro Private Law Review. Vol. 7 No. 1. 2020.

Published

2025-08-01

How to Cite

Airin Titus, & Selamat Lumban Gaol. (2025). TINJAUAN YURIDIS SENGKETA WARISAN DALAM PERKAWINAN CAMPURAN ANTARA WARGA NEGARA INDONESIA DAN WARGA NEGARA ASING. LEX LAGUENS: Jurnal Kajian Hukum Dan Keadilan, 3(2), 40–63. https://doi.org/10.08221/lexlaguens.v3i2.246